KUMPULAN RESEP MASAKAN

Monday, 8 June 2015

Analisis Usaha Piscok Meler Modal Kecil-kecilan Yang Menjanjikan

Usaha Piscok Meler - Piscok meler kini semakin populer di masyarakat, jika piscok pada umumnya lebih dikenal sebagai jajanan anak-anak maka untuk piscok meler ini cakupan konsumennya lebih luas. Dengan harga jual per buah berkisar Rp 2,000 kudapan ini laris manis di pasaran dan konsumennya berasal dari berbagai usia dan berbagai golongan. Maka tak heran, popularitas jajanan yang dulu dianggap biasa ini kini semakin dilirik.

Untuk memulai usaha piscok meler, sebenarnya tidak dibutuhkan modal yang terlalu besar. Dengan modal berkisar antara Rp 3,5 - 5 jutaan maka usaha ini dapat dijalankan. Untuk perinciannya, taruhlah gerobak yang akan kita gunakan berjualan dihargai Rp 1,5 - 2,5 jutaan. Peralatan menggoreng seperti kompor semawar, penggorengan ukuran besar, tungku, tabung gas dan lain sebagainya bisa didapat dengan harga Rp 1 - 1,5 jutaan.

Analisis Usaha Piscok Meler Modal Kecil-kecilan
sumber gambar : piscokmelerrr.com

Analisis Usaha Piscok Meler Modal Kecil-kecilan

Sebagai asumsi, masa pakai untuk gerobak yang kita gunakan dihitung untuk pemakaian selama 3 tahun. Sementara untuk peralatan masak, asumsi pemakaian selama 2 tahun. Penjualan rata-rata yang ditargetkan setiap hari kita asumsikan untuk 200 pcs dan belanja harian kita hitung berdasarkan kemungkinan harga tertinggi. Untuk bahan baku pisang, dihitung dengan asumsi rata-rata per sisir berisi 20 buah, jadi kebutuhan pisang per hari dihitung dengan total 5 sisir atau 100 buah yang akan kita bagi dua sehingga menjadi 200 pcs piscok. Berikut perinciannya dengan asumsi harga yang berlaku di Jabodetabek.

Investasi Awal Usaha Piscok Meler

Gerobak Aluminium  Rp       2,500,000
Kompor semawar  Rp   100,000
Tungku  Rp   100,000
Tabung gas 2x150,000  Rp   300,000
Penggorengan besar  Rp   150,000
Peralatan lainnya  Rp   200,000
Total Peralatan Masak  Rp           850,000
Total  Rp        3,350,000

Biaya Operasional Usaha Piscok Meler Per Bulan

Biaya Tetap Per Bulan

Penyusutan gerobak : 1/36 x Rp 2,500,000  Rp               69,500
Penyusutan Peralatan Masak : 1/24 x Rp 850,000  Rp               35,500
Total Biaya Tetap Per Bulan  Rp             105,000

Biaya Variabel Harian Per Bulan

Belanja Harian
Pisang Uli Rp 14,000 5 sisir  Rp             70,000
Coklat mesis Rp 40,000 1 kg  Rp             40,000
Keju Cheddar Rp 20,000 1/2 batang  Rp             10,000
Kulit lumpia 200 pcs  Rp             50,000
Minyak goreng Rp 12,000 2 liter  Rp             24,000
Gas Rp 20,000 1 tabung / 2 hari  Rp             10,000
Kemasan dus + plastik  Rp             15,000
Total Harian  Rp           219,000
Total Per Bulan = Harian x 30  Rp        6,570,000

Perhitungan Laba Rugi Usaha Piscok Meler

Penerimaan Per Bulan
200 pcs x Rp 2,000 x 30 hari  Rp        12,000,000
Pengeluaran Per Bulan
Biaya Tetap  Rp      105,000
Biaya Variabel Harian  Rp   6,570,000
Biaya Lain-lain  Rp      150,000
Total Pengelauaran  Rp          6,825,000
*Keuntungan Bersih Per Bulan  Rp          5,175,000

Catatan :

  1. *Keuntungan bersih per bulan tidak bersifat mutlak walau dengan penjualan sebanyak 200 pcs per hari, perhitungannya bisa berlainan tergantung harga-harga kebutuhan di setiap pasar yang selalu berubah.
  2. Harga bahan baku pisang dihitung dengan harga lebih tinggi, pembelian eceran per sisir biasanya berkisar Rp 12,000 dan jika pembelian dalam skala lebih besar serta melakukan perjanjian berlangganan harga bahan baku bisa lebih murah. Pada perhitungan ini, pisang kita bagi menjadi 2 bagian, beberapa penjual bahkan ada yang membagi pisang menjadi 4 bagian untuk ukuran pisang yang agak besar, sesuaikan dengan situasi dan kondisi pasaran.
  3. Harga kebutuhan lainnya seperti minyak goreng, coklat mesis, keju dan lainnya dihitung berdasarkan kebutuhan tertinggi dan harga rata-rata tertinggi di setiap daerah. Pilihan ini bersifiat opsional jika kita menggunakan 100% mesis sebagai isian. Agar lebih irit, gunakan coklat pasta dengan cara mencampurkan coklat mesis, coklat bubuk, margarin dan terigu menjadi satu sehingga didapatkan coklat pasta.
  4. Asumsi untuk perhitungan diatas adalah untuk penjualan dengan tenaga sendiri (tidak menggunakan jasa karyawan) serta menggunakan tempat berjualan di pinggir jalan. Biaya lain-lain menyangkut uang lingkungan per bulan seperti biaya sampah dan penerangan.
Demikian analisis usaha piscok meler modal kecil-kecilan ala Qudapan. Keuntungan yang kecil bukanlah suatu kendala, pengusaha yang sukses tidak mengandalkan keuntungan yang besar dari satu hal melainkan keuntungan kecil dari banyak hal. To get more result, scale it up ! Semoga bermanfaat ya !

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Analisis Usaha Piscok Meler Modal Kecil-kecilan Yang Menjanjikan

0 comments:

Post a Comment